Penyuluh KB Berprestasi Diberi Penghargaan

Koba - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Erzaldi Rosman memberikan penghargaan bagi kader penyuluh Keluarga Berencana (KB) khusus yang berprestasi dan aktif di seluruh bidang. Mereka dihadiahkan untuk pergi beribadah sesuai dengan agama yang dianutnya.

"Bagi yang beragama Islam akan diberangkatkan umroh ke Tanah Suci Makkah, sedangkan yang beragama Konghucu akan diberangkatkan ke China dan yang beragama Nasrani atau Kristen diberangkatkan ke Yarusalem," kata Bupati di gedung Diklat BKD Bateng saat menutup Jambore Kader Keluarga Berencana se Kabupaten Bateng, Rabu (22/4/2015).

Menurutnya, syarat kader berprestasi itu minimal memiliki 6 orang aseptor keluarga berencana dan aktif dalam bidang kader bina keluarga balita, kader bina keluarga remaja, kader bina keluarga lansia dan kader institusi masyarakat pedesaan. "Bonus berangkat beribadah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan penghargaan pemerintah daerah kepada kader penyuluh keluarga berencana yang sudah banyak berjasa dalam menggalakkan program keluarga berencana di Bateng," tuturnya.

Bupati berpesan kepada seluruh kader penyuluh agar dalam memberikan penjelasan dan informasi kepada masyarakat harus jelas, serta sedetail-detailnya dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Tak hanya itu, kader keluarga berencana juga jangan hanya memberikan penyuluhan mengenai keluarga berencana saja, tetapi harus menyampaikan informasi mengenai cara membina dan membentuk keluarga yang bahagia, mandiri, sehat dan sebagainya. Sementara Dra. Susanti, Kepala BPP-KB Bateng menambahkan kegiatan Jambore Kader Keluarga Berencana itu dilaksanakan bertujuan untuk refresing bagi kader dan menyegarkan kembali mengenai tugas dan fungsi sebagai seorang kader keluarga berencana. Serta bagi BPP-KB sendiri merupakan suatu ajang silaturrahmi dengan kader dan menjaring segala sesuatu hal yang dapat dijadikan kebijakan atau program kedepannya.

"Kegiatan ini kita laksanakan selama dua hari dengan tujuan untuk menyegarkan para kader mengenai tugas dan fungsi mereka serta ajang silaturrahmi dan bagi kami sendiri sebagai suatu cara untuk menggalai informasi dari kader yang nantinya akan dijadikan kebijakan atau program kami berikutnya," ujarnya.

"Kader Keluarga berencana adalah pekerjaan mulia Pekerjaan sebagai kader keluarga berencana adalah pekerjaan yang mulia dan yang mendapat pekerjaan ini adalah orang-rang pilihan karena suatu bangsa yang kuat berasal dari keluarga yang kuat pula," tukasnya menambahkan. (ran/1)

Sumber: 
rakyatpos.com
Penulis: 
rakyatpos.com
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Erik
Bidang Informasi: 
dppkbpppa